BERITA

MUSRENBANG RKPD KAB KOTIM TAHUN 2021 DI KECAMATAN TAHUN 2020

13 Januari 2020 00:00

SAMPIT- Dalam kesempatan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) RKPD Tahun 2021 Kab. Kotim  di 17 Kecamatan, Bappenda Kab. Kotim turut serta memberikan paparan mengenai Pendapatan Daerah yang secara khusus menekankan pada Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Perdesaan (PBB-P2) serta menyosialisasikan pembayaran pajak di Bank Kalteng baik Cabang maupun Cabang Pembantu di Samuda, Pundu, Parenggean,  dan Simpang Sebabi. 

    

Kepala Bappenda Bpk. Marjuki, S.Pd., MSM selain ditugaskan untuk mewakili Bupati Kotawaringin Timur pada Musrenbang di Kecamatan Teluk Sampit, Kecamatan Parenggean, dan Cempaga Hulu sekaligus memaparkan mengenai Pendapatan Daerah tersebut. Sedangkan di 14 kecamatan lainnya paparan mengenai Pendapatan Daerah tersebut ditugaskan kepada Kepala Bidang dan Kasubbid.

Dalam Paparan yang di sampaikan bahwa PBB-P2 merupakan salah satu jenis pajak yang mempunyai kontribusi terbesar diantara 10 jenis pajak daerah lainnya , maka perlu ada perhatian serius dalam pengelolaannya. Mengingat PBB-P2 pada tahun 2019 hanya tercapai sekitar 97% maka kedepan diperlukan strategi yang salah satunya adalah dengan mengembangkan mekanisme pembayaran yang mudah bagi masyarakat yang jauh dari kota.

Dalam hal ini Bappenda terus berupaya mempermudah wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya, saat ini bappenda telah meluncurkan aplikasi e-SPPT yang dapat di akses melalui website bappenda pada menu aplikasi. Dengan aplikasi yang berbasis web ini masyarakat dapat melihat berapa jumlah tagihan PBB-P2 yang belum terbayar dengan memasukan Nomor Objek Pajak (NOP), jumlah tagihan yang tertera pada aplikasi dapat di tunjukan ke Bank Kalteng Cabang maupun Cabang Pembantu yang telah ditunjuk di 4 ibukota kecamatan di atas, maupun di UPK Bank Kalteng kantor Bappenda Jalan A. Yani Nomor 14 A Sampit.

   

selain itu aplikasi tersebut juga dapat menampilkan jumlah SPPT dalam suatu desa melalui akun petugas PBB-P2 desa yang akan ditetapkan dengan Keputusan Bupati, sehingga pembayaran dapat dilakukan secara kolektif oleh petugas PBB-P2 desa tersebut.

Optimalisasi Pendapatan dari PAD sektor Pajak Daerah ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh Bappenda sehigga perlu sinergitas dan peran aktif antar SOPD (Kecamatan dan Desa), Masyarakat dan pelaku usaha.


BACA BERITA LAINNYA:

APEL PAGI PERDANA TAHUN 2021 BAPENDA KAB. KOTIM

05 Januari 2021 00:00

Sampit, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur menyelenggarakan apel pagi perdana ditahun 2021 pada Selasa (05/01/2021).

Apel pagi yang dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Kab....

Selengkapnya...

Pelaksanaan Acara Gebyar Pajak PBB-P2 Tahun 2017 Berlangsung dengan Sukses

15 September 2017 11:20

Sampit, pada tanggal 14 September 2017 yang lalu telah berlangsung acara Gebyar Pajak PBB-P2 yang dilaksanakan oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati, beberapa Kepala SOPD, Para Tokoh-tokoh masyarakat beserta Masyarakat Kotim setempat yang...

Selengkapnya...

RAPAT KOORDINASI PENDAPATAN ASLI DAERAH

11 Agustus 2020 00:00

Sampit-Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kab.Kotawaringin Timur menggelar Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Selasa (11/08/2020).

Rapat koordinasi PAD yang dilaksanakan di Aula rapat lantai dua kantor...

Selengkapnya...

PEMBAGIAN HADIAH LOMBA 17 AGUSTUS 2018 DI LINGKUNGAN BAPPENDA KAB. KOTIM

13 Agustus 2018 12:03

Hari senin, 13 Agustus 2018, pukul 07.30 bertempat di halaman kantor Bappenda Kab. Kotim, telah berlangsung kegiatan pembagian hadiah Pemenang lomba dalam rangka Hut RI ke 73.

jenis perlombaan yang dipertandingkan :

1. Tarik Tambang

2. Lari Karung

3. Lari...

Selengkapnya...

Record Center Bapenda Kotim Terima Kunjungan Pengawasan dari Arsip Nasional Republik Indonesia

23 Juni 2025 11:00

Sampit, Senin 23 Juni 2025 — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Timur menerima kunjungan pengawasan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam rangka pembinaan tata kelola arsip, khususnya pada pengelolaan Record Center.

Selengkapnya...